Minggu, 21 Februari 2016

Makan Tuh Cinta!

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh :)

Postingan kali ini didedikasikan untuk meramaikan postingan dengan tema makanan di bulan Februari. Jadi, ini sebenernya ide si Yoga yang pengen mengganti postingan dengan tema cinta-cintaan yang biasanya banyak muncul di pertengahan Februari menjadi bertema makanan. Iya, seharusnya sih postingan tema makanan ini ramainya di pertengahan bulan Februari, tapi saya baru bisa bikin sekarang, huehehe.

Well, kalian semua udah pada pernah mampir ke blognya YogaAkbar Sholihin, kan? Nah, saya bingung sama si Yoga ini. Sebenernya dia punya hubungan apa sih sama Wayan Mirna Salihin? Entahlah. Tapi Yoga pernah bawa-bawa sianida waktu komen di blog saya. Hmmm.


Oke, kembali ke topik makanan. Seporsi makanan akan bisa terhidangkan apabila telah dilakukan pengolahan dari bahan mentah terlebih dahulu. Baik hasil akhirnya berbentuk setengah matang, matang, atau tetap dalam bentuk segar, proses pengolahan yang telah dilakukan itu disebut dengan memasak.

Sabtu, 13 Februari 2016

Untukmu, Pacar :3


Assalamu’alaikum, jomblo-jomblo rahimakumullah!
Kamu itu spesial, maka bertahanlah sampai halal :)

Eh, ini judul postingan kan tentang pacar, kok malah yang disapa duluan para jomblo sih? Ah sudahlah.
Nggg… Apa tadi? Pacar? Kamu ngigau, Dar? Emangnya punya? Eh, pernah punya, gitu?
Maka jawabannya: Ya enggak, lah! Huehehe.

Hari ini saya lagi iseng bikin postingan tentang sesuatu yang tidak sedang –bahkan belum pernah– saya miliki. Iya, lima huruf rapuh yang sering dibangga-banggakan oleh pemudi pemuda masa kini. P A C A R.

Rabu, 10 Februari 2016

Outdoor Activity? Why Not?


Assalamu’alaikum!

Apa yang pertama kali terlintas di benak kalian saat melihat seorang perempuan bertubuh mungil dengan jilbab lebar dan menggunakan rok yang sedang naik gunung, snorkeling ataupun naik roller coaster?
Biasa saja? Iya, mungkin biasa saja.

Kamis, 14 Januari 2016

Mblo, Takut Menjomblo? Mungkin Mblo Mengidap Kelainan Ini

IngSrc: Tumblr

Assalamu’alaikum!
Kisah kali ini lahir dari hasil ribut-ribut antara Antony, Lukman dan saya. Bermula dari Antony yang sudah satu tim dengan Lukman, kemudian mengajak saya untuk bergabung dalam tim mereka. Lalu dilanjutkan dengan setujunya saya untuk bergabung.

Tim ini dibentuk oleh Antony dalam rangka yang sederhana dan seperti biasa, mengikuti LKTI. Kali ini, LKTI yang kami ikuti memiliki tema tentang penyakit neuropsikiatri. Tentang saraf dan jiwa. Sedari awal, saya sudah bilang pada Antony bahwa ini bukanlah bidang yang saya jago di dalamnya. Saya sempat menyarankan agar kami mengikuti LKTI yang lain saja, yang mengusung tema tentang kesehatan ibu dan anak. Tapi Antony tetap kekeuh untuk mengajak saya gabung di tim LKTI neuropsikiatri itu. Yowis lah :’)

Sabtu, 09 Januari 2016

Darimu, Aku Belajar Tentang (Jatuh) Cinta

ImgSrc
“Bang, di sini kan ada banyak perempuan cantik, nih. Kalau disuruh milih satu, abang mau pilih yang mana?”

Mendengar pertanyaan seperti itu, perlahan dia mengangkat kepalanya. Senyum pun mulai merekah dari bibirnya yang sedari tadi melengkung ke bawah. Wajahnya sekarang cerah. Dengan kedua bola mata yang berbinar indah, dikelilingkannya pandangan, mengamati para gadis yang duduk mengelilinginya, satu per satu.

“Jadi, bang, mau sama yang mana?”

Yang ditanya hanya menundukkan kepala. Tersenyum malu-malu, untuk kemudian menggeleng perlahan.

“Loh? Kok gak mau sih, bang? Padahal cantik-cantik loh ini mbak-mbaknya…”

“Hmm… Lagi pengen sendiri…” Akhirnya lelaki itu buka suara.

“Oalah… Lagi pengen sendiri, toh…”
***