Jumat, 28 Agustus 2015

Waspada, Mimpi Terlalu Tinggi Bisa Membuat Kondisimu Jadi Kritis

Image Source

Assalamu’alaikum!

MIMPI.

Kata yang terdiri dari lima huruf ini sudah terlalu sering kita dengar pelafalannya dalam kehidupan sehari-hari. Menurut KBBI, mimpi didefinisikan sebagai sesuatu yang terlihat ataupun dialami dalam tidur. Selain itu, masih menurut KBBI, mimpi juga dapat diartikan sebagai angan-angan.

Nah, kali ini, saya ingin membahas tentang mimpi yang didefinisikan oleh KBBI sebagai angan-angan itu. Bukan tentang mimpi yang akan didapatkan melalui proses tidur, tetapi tentang mimpi-mimpi yang akan membuat kita tidak bisa tidur. Ya, mimpi yang dimaksud disini adalah pengharapan; cita-cita seseorang.

Mimpi dengan target yang tinggi merupakan satu diantara beberapa hal yang dapat membuat seseorang berada dalam kondisi kritis. Hal ini disebabkan karena apabila seseorang telah menetapkan suatu pencapaian yang harus diraihnya, maka seluruh sel-sel di tubuh akan merasa “terjebak” dalam suatu kondisi kritis karena dipaksa keluar dari zona nyaman (comfort zone) yang ada.

Kondisi kritis dapat dibedakan menjadi dua hal, yaitu kondisi kritis sekarang dan kondisi kritis yang diciptakan.

Kita bahas “kondisi kritis sekarang” duluan, ya.
Maksud dari kondisi kritis sekarang adalah suatu keadaan yang sedang dialami saat ini tanpa kehendak kita. Misalnya saat kamu dikejar anjing. Pernah merasakan bahwa kamu tiba-tiba punya energi super duper untuk lari dari anjing tersebut? Bahkan bisa melompati pagar yang tinggi banget, padahal kalau dalam keadaan normal kamu gak bisa melewatinya?

Nah, itu terjadi karena kondisi kritis (kepepet saat dikejar anjing) akan membuat seluruh sel di tubuhmu secara sinergis dapat melakukan aktifitas fisik yang jauh luar biasa daripada di saat-saat tidak kritis. Apalagi dalam keadaan emosional (takut, misalnya) peranan dari saraf simpatis akan semakin meningkat karena terjadi perangsangan hipotalamus, yang mengirimkan isyarat melalui formasio retikularis dan medulla spinalis yang akan menyebabkan terjadinya reaksi alarm simpatis sehingga kamu bisa memutuskan untuk melawan atau kabur.

Duh, kamu ngomong apa, sih, Dar -_-“

Intinya, sel-sel di tubuh kita akan secara serempak melepaskan energi yang sangat besar, sehingga kita bisa melakukan hal-hal tak terduga, seperti memanjat pagar yang tinggi saat dikejar anjing. Ataupun ngelemparin anjingnya pakai batu ayam goreng. Eh, itu sih iklan…

Eh ini sih dikejar angsa. || Source: Kaskus

Oke, lanjut. Sekarang kita bahas tentang “kondisi kritis yang diciptakan”, ya.
Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, kondisi kritis juga dapat muncul apabila kita menciptakannya sendiri. Misalnya menetapkan target seperti “bisa menjadi penulis buku atau menerbitkan buku”. Ini mimpinya Yoga sama Bang Adi, dan sepertinya banyak blogger juga bermimpi seperti itu. Saya pinjam bentar buat contoh, ya.

Dengan memasang target-target yang tinggi tersebut, secara otomatis akan membuat kita keluar dari zona nyaman untuk mewujudkannya. Proses pencapaian yang kita lakukan, mulai dari menetapkan strategi hingga mengambil langkah pertama merupakan jalan keluar yang tersedia. Kita harus melakukannya, sebagaimana kita harus menentukan strategi menghadapi anjing yang tadi, terlepas kamu mau lari atau mau melempar anjingnya dengan batu ayam goreng. Duh, iklan lagi.
Intinya, kita tidak boleh berdiam diri. Lakukan sesuatu!

Saat kamu sudah mantap menentukan strategi dan memulai langkah demi langkah dengan tekun, maka perlahan-lahan kamu akan keluar dari kondisi kritis tersebut. Akan terjadi mestakung, seMESTA menduKUNG. Mengutip dari apa yang disampaikan oleh Prof. Yohanes Surya, bahwa “Tuhan telah menciptakan semesta untuk kita keluar dari kondisi kritis ini”.

Pada kondisi kritis, akan terjadi peristiwa pengaturan diri yang membuat korelasi akhir terlihat seperti “menyimpang”. Dalam fisika, hal ini kita kenal sebagai critical phenomena. Misalnya pada saat dikejar anjing tadi, saat kondisi kamu berada di titik kritis, seluruh sel-sel dalam tubuhmu akan serentak melepaskan ikatan fosfat dari ATP sehingga menjadi ADP. Dari proses inilah muncul energi yang luar biasa besar tadi, sehingga kamu bisa melampaui keterbatasan yang ada dalam dirimu. Yang biasanya hanya bisa melompat 1 meter, bisa melompat setinggi 2 meter. Yang biasanya ngelemparin anjing pakai batu, eh malah dilemparin pakai ayam goreng. Ini masih iklan ._.

Yang perlu dicatat, prinsip ini hanya berlaku apabila kita TEKUN. Iya, hanya berlaku apabila tekun, konsisten, kontinyu. Seseorang yang lari dari anjing harus terus menerus melangkahkan kakinya sampai anjingnya lelah dan berhenti mengejar. Begitu pula dengan kamu, harus tekun mengerahkan segala daya upaya sampai kegagalan lelah menghampirimu.

Capek? Iya, pasti.
Saya tidak bilang bahwa hidup ini mudah, tapi setidaknya kita tak pernah menyerah \(^_^)/

Kabar gembiranya, sama seperti penyakit Ebola, semangat dan mimpi adalah hal yang dapat menular. Iya, loh, kebaikan itu bisa ditularkan. Mari berbagi virus kebaikan!

Akhir kata, sebagai manusia, kita bebas-bebas saja menentukan target yang tinggi dalam hidup. Tapi kita juga harus sadar bahwa takdir Tuhan adalah hal yang mutlak. Berusahalah semaksimal mungkin, serahkan hasilnya kepada Sang Pencipta. Bukankah, sebaik-baik pemberian adalah yang berasal dari-Nya? Karena Dia Maha Mengetahui segala yang kita butuhkan.

Selamat Mengalami Kondisi Kritis :)


Referensi:

*******

Konsep MESTAKUNG (seMESTA menduKUNG) dijelaskan secara menyenangkan melalui novel science fiction karya Prof. Yohanes Surya yang berjudul TOFI: Perburuan Bintang Sirius. Novel ini recommended banget, deh :)

72 komentar:

  1. pencerahan pagi, membuka wawasan hidup menjadi lebih bersemangat

    ikhtiar, istiqomah dan berdoa, tinggal berharap :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahkan di pagi hari pun sudah ada mentari yang menyinari #apaini.

      Sip lah, om. Ikhtiar, istiqomah, doa, pengharapan. Ini dia kata-kata kuncinya :)

      Hapus
  2. orang yg suka bermimpi identik dia tau kemana tujuan hidupnya..
    dengan catatan selain bermimpi ia harus berdoa, berusaha, sabar dan ikhlas..

    BalasHapus
  3. walaikum salam~
    kecuali kamu jago freerunning atau parkour, pasti bisa lewatin pager yg tinggi itu.
    itu perangsangan hpopotamus segala, duh nyerah dar nyerah bahasa sains mah.

    tapi punya mimpi harus sesuai kemampuan kita juga kali ya ra ?
    keren postingnya (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seseorang bisa jago freerunning atau parkour itu karena dia tekun buat latihan juga, kan? Karena dia pernah punya mimpi untuk jago freerunning atau parkour juga kan? Karena dia pernah membuat dirinya berada dalam kondisi kritis tersebut. Intinya seseorang harus berproses untuk menuju sebuah pencapaian.

      Yah, jangan nyerah dong, Bang Er. Itu kan bahasa sains sederhana. Belajar atuh :/

      Iya, mimpi memang harus sesuai kemampuan. Sayangnya, kemampuan manusia itu tak terbatas. Limit-less. Jadi ya terserah manusia mau bermimpi setinggi apa. Asal gak bermimpi untuk jadi Tuhan aja, kali, ya.
      Dan poin paling penting, kita harus jadikan target itu sebagai sesuatu yang membuat kita terus bergerak, bukan membuatnya menjadi sesuatu yang HARUS TERCAPAI. Karena kalau orientasinya udah beda gitu, bakalan mengarah ke stress berat. Ini udah pernah aku bahas di postingan tentang perbedaan antara stress dan depresi. Udah lumayan lama, sih, bang. Kamu udah pernah baca belum?

      Anyway, komentar kamu juga keren (y)

      Hapus
  4. Pagi-pagi baca ini, jadi semangat mba :))

    Iya mba, bener. Dalam kondisi kritis sekarang alias situasi yang mendesak, enggak tau kenapa energi kita jadi berkali-kali lipat ya mba.
    betewe anjingnya enak ya mba. Dilempar ayam goreng mulu. Hahaa

    Mba Dara korban iklan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malam-malam nulis ini, jadi semangat juga, kok, mba... Tidurnya. Hahaha.

      Nah, iya. Aku udah sering banget ngerasain energi yang berkali-kali lipat saat kepepet ini. Maklumlah, seorang deadliner sejati.

      Iya nih, si anjing. Gara-gara iklan sih -_-

      Hapus
    2. Mba kok saya waktu kritis (kritis keuangan) bukan'a energi bertambah malah tambah malas, apalagi harus jalan" keluar kaya ke Mall :D

      Hapus
    3. Hahaaa..

      Deadliner sejati mba? Semangat mbak ngejarnya. :D
      Hahaa.. iya ya mba. Kayak anjing banget deh si anjing -_-

      Hapus
    4. Chisana: Hahhaa mungkin kamu butuh minuman yang berenergi mas. Kukubima misalnya,

      Hapus
    5. Ngasi semangat buat ngejar apa nih, Lan? Ngejar jodoh? Haha :v

      Hapus
  5. kalau begitu mimpinya saya rubah biar tidak terlalu tinggi

    BalasHapus
  6. Wawasan baru buat saya pribadi dalam menyikapi mimpi dengan bijak....

    BalasHapus
  7. Tulisannya saya bangeeet.....

    Sebagai pembelajar yg masih menjalankan mimpi yg telah diabadikan dalam peta hidup maka tak ada yg harus dilakukan selain bergerak dan mensiasati usaha agar bisa mencontrengnya tepat waktu....

    Tulisannya bikin muty tambah semangaat
    Salam kenal mbak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentarmu juga aku banget ^_^

      Nah, iya. Aku juga punya kertas yang isinya mimpi-mimpi aku dan aku tempel di dinding kamar, supaya keingat terus. Dan Alhamdulillah, mimpi-mimpi itu bisa tercoret satu per satu karena sudah berhasil diraih. Semoga semangat kamu juga nambah berkali-kali lipat, ya.

      Salam kenal juga, Muty :)

      Hapus
    2. Allahuma aaamiiiin....
      Waah kereeen ternyata kita punya sisi kesamaan mengenai mimpi,harapan, cita2 dan pencapaian....
      Sukses selalu ^^

      Hapus
  8. Saya coba Dar punya mimpi yang tinggi supaya sel-sel tubuh mengalami kritis dan keluar dari BrotherZone

    3x melempar anjing dengan ayam
    FIX INI KORBAN IKLAN BENERAN

    Calon dokter emang menang banyak :D
    *Kaburrrrrrrr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keluar dari BrotherZone..? Kamu mimpi tinggi-tinggi cuma supaya bisa keluar dari BrotherZone aja? Kasian kali hidupmu, Ki. Hahaha. Dasar jomlo XD

      Kenapa sampai diitungin coba berapa kali ngelempar ayam gorengnya.

      Mendingan kamu hitung, kalau si anjing berada sejauh 10 meter dari kamu, lalu kamu memutuskan untuk melemparinya dengan ayam goreng, sehingga ayam goreng yang kamu lempar bergerak membentuk parabola sempurna dan tepat mengenai si anjing. Berapa kali si anjing akan menggonggong?
      Nah, itu lebih bermanfaat buat dicari jawabannya.

      Ini... Menang banyak lagi -___-

      Hapus
    2. Huahaha itu cuma perumpaan kok Dar :p

      buat ngebuktiin kamu beneran korban ilan Dar :D

      Gak bakal menggongong Dar
      Alasan : Karen mustahil melempar ayam goreng membentuk parabola sempurna, Sukur" ngelempar biasa bisa kena anjing'a juga

      Hahaha Iya Dar, kamu menang banyak :D

      Hapus
    3. Di dunia ini gak ada yang mustahil, Ki :p

      Hapus
  9. mimpinya g bakal terlalu tinggi takut jatuh mbhehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jatuh juga kan gak jauh-jauh amat dari target, mba :)

      Hapus
  10. Hmm, jadi punya mimpi tadi bisa membuat kita keluar dari zona nyaman ya. Tapi gimana tuh kak kalo misal ada orang yang bermimpi tapi dia males untuk menggampai mimpinya, jadi itu cuma sebatas mimpi aja gitu. Apa berarti sel di tubuhnya ada yang salah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, kan selain seseorang itu punya mimpi, untuk mencapainya dia perlu usaha, bang. Tekun berusaha dan berdoa :)
      Kalau punya mimpi tapi gak ada aksi, berarti cuma sekedar khayalan aja...

      Hapus
  11. widiiiw tampilan baru
    tumpengan yok dar

    wah iya juga ya, mimpi jg kudu realistis sih

    BalasHapus
  12. Mimpi yang paling berkesan adalah mimpi kebelet pip*s

    :D

    BalasHapus
  13. mimpi bisa membuat kita kritis jika untuk mencapai mimpi tersebut dengan usaha yang setengah-setangah yah mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Artikelnya dibaca sampai habis dulu, yah :')

      Hapus
  14. terlalu rumit kak, membuatku bingung, yang aku tahu tidak ada mimpi yang ketinggian atau kebesaran atau apalah

    BalasHapus
  15. Aku rasa kamu juga bakalan jadi calon motivator, Dar. Bukan cuma calon dokter. Hehehe.

    Bener banget Dar, semangat itu kayak virus Ebola. Misalnya kalau di kerjaan, kalau teman kerja kita gak semangat, kita juga jadi gak semangat. Dan bener lagi, kita boleh nentuin target kita mau setinggi apa, tapi kita harus terima takdir yang udah ditentukan. Semangat mengejar mimpi sampe capek! :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Doain supaya jadi calon istri sholehah juga, ya, Cha. Hahaha :'D

      Semangatttt juga Ichaaaa

      Hapus
  16. Kalau Mimpinya tinggi usahanya juga harus lebih keras..

    BalasHapus
  17. gue punya temen pemimpi yg pengen jadi sukses. Membicarakan sebuah mimpi kemana-mana itu penting! untuk mempertahankan kondisi kritis. Dan gue paham mimpinya terkadang menular, seperti virus, tapi yang gue salut ketika orang skeptis sama mimpinya dia, dia tetep terus bermimpi. Dan gue harap gue juga bisa seperti itu.

    BalasHapus
  18. TEKUN, kata-kata ini harus dimiliki mereka yang ingin lulus kuliah. hahahaha
    Semoga saya punya ini dalam 5 bulan ke depan.

    BalasHapus
  19. Daraaaa tulisannya bagus banget.

    Memang kalo dalam kondisi kritis, kita bisa melakukan hal yang nggak disangka-sangka, ya. Hahaha.

    Btw, iklan apa yang lempar ayam goreng? Aku gak tau. Jarang nonton TV. Akakaka. :(

    Semoga kita semua dapat mewujudkan mimpiii. Yiiippiiii~~~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rimaaaa komentarnya juga bagus banget.

      Iya, the power of kepepet!

      Beneran gak tau Rim? Iklannya lumayan sering muncul di tv, loh...

      Iya, amin... :)

      Hapus
  20. Baru tahu istilah 'mestakung', kedengarannya lebih enak daripada 'semendu' yang kesannya malah seperti tersedu-sedu.. :D

    BalasHapus
  21. Wah, hebat juga nih anak ngerti callback di Stand Up. Cara ngulangin jokes ngelempar ayam buat anjing yang korban iklan itu boleh juga. :)

    Asyik, gue jadinya harus lari terus ya sampai anjing itu kecapekan (maksudnya sampai buku-buku hasil tulisan gue terbit, kalo bisa best seller) Aamiin. :D

    Oke, semesta dukunglah saya. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi kan... Padahal... Aku nulis artikel ini sambil sit down, Yog. Gak sambil stand up...

      Iya, selamat berlari.

      Oke, semesta dukunglah Yoga :))

      Hapus
  22. duh lihat gambar dikejar angsa jadi inget waktu kecil pernah dikejar juga :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga pas kecil pernah dikejar... Ayam, tapi -_-

      Hapus
  23. untuk mewujudkan yang kita inginkan zona kritis gak ada apa-apanya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kang obat udah baca artikelnya sampai habis? :')

      Hapus
  24. untuk mengejar sebuah mimpi, kita memang harus keluar dari zona nyaman. untuk memutuskan untuk berhasil, kita harus berusaha sekeras kerasnya dan minta pada tuhan untuk selalu diingatkan agar kita tidak tertarik pada hal hal sepele yang bisa mengganggu perhatian kita~

    BalasHapus
  25. Pernah denger konsep Mestakung. Mirip2 lah sama The Power of Kepepet.

    Jadi kondisi kritis bisa dibikin sendiri? Kirain karena faktor ketidaksengajaan aja.
    Pantes aku masih gini2 aja. Kayaknya harus mulai menciptakan kondisi kritis.
    Dan yang gak kalah penting: TEKUN.

    Bacaan yang bermanfaat nih, calon-istri-solehah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa diciptain, kok, bang. Mesti tekun :))

      Komentarmu juga bermanfaat :D

      Hapus
  26. Pencerahaan ne :-D

    untuk menggapai mimpi yang tinggi harus diikuti dengan usaha dan doa :-)

    BalasHapus
  27. nice post! :D

    fix, hidup adalah perjuangan

    BalasHapus
  28. waduh, berati boleh punya impian tapi nggak boleh tingi2 ya gan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Artikelnya dibaca sampai habis dulu, om...

      Hapus
  29. mimpi adalah kunci lo masa nggak boleh punya impian terlalu tinggi? btw karena orang harus mempunyai banyak impian :) thanks infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Om Sewa Mobil Malang yang terhormat, artikelnya dibaca sampai habis dulu, ya. Baru komen :))

      Hapus
  30. ternyata mimpi bisa menular, saya baru tahu. Itu iklan apa ya? Vitamin kalau nggak salah, masa si anak ngelempar ayam, ada-ada aja. Keren nih tulisannya, mimpi yang tinggi membuat kita dalam keadaan kritis, sehingga mau tidak mau harus keluar dari zona nyaman. Saya juga begitu, terpaksa keluar dari comfort zone, karena memiliki impian yang tidak realistis. Terkadang saya bingung dan ragu, apakah mimpi saya dapat tercapai? Tapi dengan adanya mimpi yang tinggi, membuat kita semakin berusaha untuk mencapainya. Mimpi dikaitkan dengan fisika, keren. Tulisannya bermanfaat sekali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau bermanfaat.

      Jangan pernah takut buat mimpi setinggi apapun, ya.

      Hapus
  31. cita-cita adalah impian yang harus ditemani dengan rencana aksi... , jika tidak itu hanya angan-angan...

    BalasHapus