Senin, 06 Februari 2017

Merayakan Kepulangan

Manusia.

Di antara hiruk pikuk dunia ini, apalah kita?
Hanya bagian kecil dari statistik. Satu di antara 8 milyar penduduk bumi.
Apakah keberadaan kita, dapat membuat bumi yang kita tinggali ini jadi lebih baik?
Ataukah hanya menambah kekacauannya saja?

Jugalah kita. Yang kini layaknya amphibia. Hidup di dua dunia. Jagat nyata dan jagat maya.
Dan, apalah kita di jagat maya ini?
Hanya kumpulan meta data. Bytes-bytes yang menjelma menjadi memori. Bersinggungan antara satu sama lain.

Banyak yang menganggap bahwa jagat maya ini tak lebih dari sekedar ilusi. Sarana eksistensi dan aktualisasi diri bagi yang tak dapat mengecapnya di dunia nyata. Sebuah tempat dimana kata “sempurna” dapat didefinisikan dengan banyak contoh yang berseliweran secara artifisial.

Tapi tidak bagi saya.


Menurut saya, baik jagat maya dan jagat nyata, keduanya tak banyak berbeda. Ada ujung-ujung simpul yang saling terikat pada keduanya. Walau kadang saya jengah dengan hiruk-pikuk kemayaan, tapi saya bersyukur dapat menjadi bagian darinya. Mencecap bagaimana rasanya berbagi melalui berbagai media, seperti apa yang sedang saya lakukan saat ini. Mengetikkan aksara demi aksara yang nantinya akan saya bagikan kepada penduduk jagat maya hanya dengan satu kali klik tombol “post”. Dan voila! Tulisan saya akan dapat dibaca oleh siapa saja.

Karena berjalan membuat saya paham, bahwa dengan berbagi, manusia mencukupkan dirinya…

Setelah sekian lama puasa menulis di blog…
Saya menyadari bahwa kemampuan saya akan menulis menjadi tumpul. Dan saya perlu mengasahnya kembali. Perlu. Sangat perlu.

Dan saya ingin berujar banyak terima kasih atas semua apresiasi yang datang di kala saya belum dapat membuat tulisan-tulisan baru.
Menyadari bahwa ada yang merindukan tulisan-tulisan kita, bukankah menyenangkan rasanya? Haha.
Terlebih, ketika ada yang lelah dan menyerah, mengatakan bahwa dirinya yang sudah rajin mengecek blog setiap hari, hanya menemukan sesal sebab tak ada tulisan baru yang dapat dibacanya.

Ah, untuk itu saya sepertinya ingin meminta maaf. Bukan maksud saya membuat kecewa. Tapi, ya, siapa juga yang menyuruh untuk mengunjungi blog saya setiap hari? Toh saya tak pernah berjanji untuk membuat tulisan baru setiap hari, kan? Jadi, salah saya? Salah teman-teman saya? :”

Maaf loh, kalau tulisan pertama di 2017 ini masih bertema ngalor-ngidul, hehe.
Yang jelas, beberapa paragraf yang sudah berderet rapi ini cukup membuat rasa candu saya terobati.

Tuhan, betapa aku rindu menulis!

Dan sejujurnya, pada 3 Januari lalu, blog ini resmi berusia 2 tahun.
Bentar-bentar. Sebenarnya saya bingung, kenapa menuliskan kalimat barusan.
Kenapa usia sesuatu, seringkali dikaitkan dengan waktu bumi mengelilingi matahari?
Dua tahun hanya berarti bahwa bumi telah mengelilingi matahari sebanyak dua kali, kan?
Lalu, apanya yang spesial?



Rumah, 6 Februari 2017.



Image source: https://eatdosirak.files.wordpress.com/2013/12/tumblr_m54hyrycaa1qk9c78o1_r4_500.gif

8 komentar:

  1. Ngomongongin hiruk pikuk di jagad maya, saya sudah kasih follbeck belum sih? Kok saya lupa ya..
    Hehehehehe...

    BalasHapus
  2. Daraaaaa. Aku salah satu dari sekian orang yang merindukan aksara demi aksara yang kamu ketikkan di blog ini. Udah lama banget kayaknya kamu puasa ngeblognya, Dar. Beberapa blogger lain juga pada puasa. Jagat maya bernama blog ini jadi sepi. Beda sama pas tahun 2015 :(

    Untuk blognya Dara yang udah berumur 2 tahun.... Selamat 2 tahun ya! Semoga jadi dot com. Huahaha. Doa macam apa itu! Yha, pokoknya, aku kangen Dara yang nulis lagi! :)

    BalasHapus
  3. Sebuah refleksi awal tahun ya. Akhir-akhir ini saya pun kurang konsisten dalam membuat tulisan baru di blog. Namun, semangat menulis saya harus tetap ada dan dibangkitkan kembali.

    Btw, selamat 2 tahun blognya ya!

    BalasHapus
  4. semoga usia 2 tahunnya panjang umur dan semakin sukses dong tentunya, doa dan tutwurihandayani doang yang bisa tak lakuin...rapopo yah

    BalasHapus
  5. Asyik Dara akhirnya pulang dan menulis lagi. Apa kabar? :D

    Bertambahnya umur juga tidak menjamin kedewasaan seseorang, atau kalau membahas blog juga tidak berpengaruh terhadap kualitas. Lalu apanya yang spesial? :))

    BalasHapus
  6. Puasa ngeblog aja tulisnnya masih bagus. Apa daya sini cuma bisa nulis curhat nggak mutu.

    Selamat datang kak dara, diriku komentar disini sambil dengerin podcast, jadi pingin masuk fk, hehe (sayang sini nggak didukung ortu)

    intinya,semoga sukses kak!

    BalasHapus
  7. Jangan puasa lagi lah kak, banyak yang pada merindukan tulisan-tulisan nya. BTW, selamat dua tahun ya blog nya.

    BalasHapus
  8. Wih sudah dua tahun aja ya, selamat lah gitu hehe,

    BalasHapus