Jumat, 06 Februari 2015

Pontianak Minim Wisata; Kata Siapa?

Beberapa hari yang lalu, warga Pontianak dihebohkan oleh pernyataan salah seorang penyanyi kawakan asal Pontianak karena mengeluarkan statement bahwa Pontianak adalah kota yang minim potensi wisata. Karena hal tersebut, Walikota Pontianak, Pak Sutarmidji mengeluarkan statement seperti ini:
Pak Midji sampai ngetwit ._.

Well, sebenarnya saya tidak ingin membahas hal tersebut di postingan kali ini. Tulisan ini bertujuan untuk menceritakan pengalaman saya selama menemani backpacker asal Ukraina, yaitu Anna dan Bogdan yang sempat mampir ke Pontianak selama menjalani misi mereka untuk mengelilingi Asia. Nah, selama di Pontianak, mereka berdua menginap di rumah Bang Ferdi, salah satu anggota Komunitas Backpacker Dunia Kalimantan Barat. FYI, komunitas ini beranggotakan orang-orang yang memiliki passion di dunia backpacker, terlepas dari pernah atau tidaknya mereka pergi ke luar negeri.

Anna Bogdan dan peta perjalanan mereka
Oke, kembali lagi ke cerita Anna dan Bogdan ya.
Saya dan Kak Yani berkesempatan untuk menemani mereka berdua keliling Kota Pontianak. Mulai dari membeli oleh-oleh, jalan-jalan melihat Pasar Sudirman, hingga mencari peta Indonesia. Setelah puas keliling kota, mereka mentraktir saya dan Kak Yani untuk minum-minum di salah satu kedai makanan. Kami pun terlibat dalam percakapan yang kadang-kadang awkward tapi seru.

Anna bercerita bahwa baju yang dipakainya kala itu adalah baju yang baru saja dibelinya di Pasar Tengah seharga Rp 15.000,- Anna menyebut baju itu sebagai “dress”, padahal yang kami ketahui, baju itu biasanya dipakai oleh emak-emak dan disebut “daster”. Anna menceritakan bahwa dia menyukai motif dari baju tersebut dan tentu saja, sebagai seorang backpacker, Anna menyukai harganya. Lima belas ribu aja, sob! :D
Dress atau daster ?
Saya sempat menanyakan pada mereka tentang negara favorit mereka dalam trip mengelilingi Asia kali ini, dan mereka berdua serempak menjawab: “Indonesia!”

Mereka, dua orang asing yang jauh-jauh datang dari Ukraina, dengan bangga menjadikan Indonesia sebagai negara favoritnya. Bukan hanya karena bentang alam indah yang dimiliki oleh negeri tercinta ini, tapi simpel karena keramahan dan senyum manis penduduknya. Rasanya menyenangkan sekali bisa berbagi cerita dengan mereka, dengan orang-orang yang memiliki passion yang sama. The same point of view :D

Saya sempat menyimpulkan bahwa Anna dan Bogdan menyukai Indonesia karena negara kita ini berbeda jauh dengan kondisi negara mereka, sebagaimana saya dan teman-teman yang sempat terperangah ketika melihat salju di Hongkong. Kala itu, Afif, salah seorang teman saya sempat menitikkan air matanya karena melihat salju yang turun disaat cuaca dingin bersuhu 10 derajat celcius yang kami rasakan. Terjadilah percakapan awkward lagi.

“Fif, lo kenapa nangis?”

“Ya ampun, gue bahagia banget bisa ngeliat salju… Ini nih mimpi gue sejak kecil… dan akhirnya sekarang terwujud…” Afif berkata dengan haru.

“Fif… kayaknya mimpi lo belum beneran terwujud deh… Ini kan salju bohongan…”

Yap. Seperti itulah. Saya dan Afif juga teman-teman lain terlalu sibuk mengagumi salju… Padahal itu hanyalah salju tiruan (yang mirip banget sama salju asli). Mungkin karena salju adalah hal yang tidak pernah kami temui di negara tropis yang kami diami selama bertahun-tahun ini.

Pada akhirnya, saya memahami bahwa yang terpenting adalah bukan seberapa banyak potensi wisata yang dimiliki oleh suatu daerah, tetapi bagaimana kita, sebagai seorang manusia melihat kearifan lokal di suatu wilayah dengan sudut pandang yang berbeda.

Masih mau bilang kalau Pontianak minim tempat wisata? Coba kamu keluar dulu dari kamar! Ayo jalan bareng :D


Traveling is not about the destination. Traveling is about journey itself :)

31 komentar:

  1. Menurut gue itu dress :3

    Indonesia kaya kok sama tempat wisata, setiap kotanya juga pasti ada, dan itu pasti indah :)

    BalasHapus
  2. Oh itu kalimat terakhirnya ngajakin beneran kesana nih? oke ongkosin yaak ahha

    Tapi bule ukraina itu bikin lu kaya hobit hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau udah di Pontianak sih masalah akomodasi bisa diatur bang, gampang deh haha.
      Iya nih, bule-bule itu sesuatu banget... Aku ngerasa kecil bang... kecil... wkwk

      Hapus
  3. jemput aku di jakarta dums :3

    setiap kota memiliki keunikan sendiri, jadi gaada yang minim
    btw salam kenal yoo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Nurul! Salam kenal juga :)
      Ntar aku jemput di Jakarta ya, tapi kamu anterin aku pulang ke Pontianak :p

      Hapus
  4. Itu yang ditengah kok masih main balon ya? Memang umurnya berapaan? Kayaknye masih dibawah 17 tahun. Hhhmmm... #GagalFokus

    BalasHapus
  5. Anjir, ngakak pas tau yang di bake bule itu adalah daster haha.
    FYI, aku punya temen dari pontianak, malahan banyak fotonya yang bagus-bagus kok di Instagramnya dia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan... Pontianak emang keren kan...

      Hapus
  6. Belum mengeksplor semua tempat aja itu, makanya bisa ngomong minim wisata. Setiap daerah kan punya tempat wisata sendiri. Mungkin di Riau gak begitu terkenal sama wisatanya, karena disini lebih terkenal bisnisnya, apalagi di Batam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wih, kamu dari Riau ya? Ntar kalau aku ke sana diajakin eksplor Riau bisa kali :D

      Hapus
  7. Noh bener tuh, Buat apa sih memuja dan mengagungkan keindahan kota lain yang kita sendiri belum pernah kesana. Saya aja nulis tentang Banten sampai jadi novel, apalagi kalau nanti maen ke daerah lain di Indonesia. *Ini koment nyambung gak sih ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau gak nyambung ya disambungin aja Mas :D

      Hapus
    2. Sambung juga ke Anna si bule itu yah, bilang ke dia, jadi orang Indonesia aja gitu :D

      Hapus
    3. Anna udah balik ke Ukraina lagi, Mas. Sedih :(

      Hapus
  8. saya setuju dengan pendapat mbak, kita harus melestarikan dan membanggakan daerah kita sendiri walaupun banyak orang yang mencibir daerah itu :D

    BalasHapus
  9. Saya juga setuju sama pendapat Mas Ibrahim #eh :3

    BalasHapus
  10. Wow! Keren! Bahas tentang pontianak toh.. Pontianak emang keren destinasinya, terutama di kulinernya.... salam kenal ya :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya mahu trvel backpacker ke potianak tanggal 7-9/8/2016...bisa tunjuk ngak wasita sana..

      Hapus
    2. Halo kamal ikmal. Bisa, nanti bisa diatur. Mungkin supaya lebih mudah, bisa hubungi saya via line dengan id: dr.khimar ataupun bisa email saya ke agustidara@gmail.com :)

      Hapus
  11. waaa.. salam kenal mba dara, kalau lagi kesana boleh lah ya minta dtemani :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga, mba Mirna. Boleh kok mba ^^

      Hapus
  12. Pontianak banyak tempat yg seru dan keren klo diubek ubek apalagi tempat makannya hehe

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus